Ahlan Wa Sahlan

Welcome to Abstract World
Ahlan Wa Sahlan !!!! (^_^)//
Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 April 2012

Berbisnis? Why Not? (2nd chapter)


Assalamualaikum ^_^
I am back again !
kali ini temanya apa yah? hmmm... #mikir sambil menerawang
ahaa!!! #lampu ide dekat kepala nyala.
ngelanjutin note yang sebelumnya aja yah... about kewirausahaan :) lagian juga saia mau nepatin janji... ada yang udah nunggu postingan selanjutnya... ya kan? hayoo siapa yang ngerasa unjuk tangan~ hihi
saia masih ingin berbagi... #cieehh
O iya... bagi yang lupa/ blm baca edisi sebelumnya silahkan tengok di Berbisnis? Why Not? (1st chapter)

ok... here we go

Minggu selanjutnya kami dianjurkan mengikuti seminar 7 Mukjizat Finansial presented by Ir. Hamry Gusman Zakaria MM a.k.a Indonesian Author & Motivator. Beliau ini punya jadwal terbang yang lumayan padat lho... Alhamdulillah kampus kami adalah tempat pertama beliau mengadakan seminar di Kalsel ini. hihi. He is the greatest trainer that i've ever meet #gombal ^^V

Acara seminar terselenggara karena kerja sama Fakultas Dakwah dan BkkBN Kalsel. Itu tuh yang menangani keluarga berencana.Inget banget saia dalam sambutan dari Ibu pejabat di BkkBN ini yang mengatakan bahwa Kalsel adalah daerah urutan teratas dalam hal nikah muda.What??? sontak seisi ruangan ketawa, lucunya ada yang tepuk tangan. Kata beliau lagi iya kalo sejahtera? ini....? rata-rata nikah muda beralasan CINTA walau pendidikan masih rendah. Yah yang jadi masalah adalah tingkat kesejahteraannya itu lho... Tapi dalam Islam kan malah dianjurkan nikah muda kan yah (itu kalau siap) urusan rejeki Allah yang mengatur. Selain itu juga kata orang Banjar mah gini "Banyak Anak Banyak Rejeki" Tapi dalam kajian ekonomi pertumbuhan penduduk begitu berkaitan dengan tingkat kesejahteraan suatu masyarakat. Berbanding terbalik deh jadinya. Intinya PR sekarang adalah bagaimana caranya meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan yang layak dalam masyarakat.

Yo wess panjang ceritanya kalau saia jabarkan semuanya... hehe
sekarang kita bahas seminarnya yah :) maaf nih gak semuanya karena keterbatasan saia... padahal asik lho kalau anda ikut. keren deh pokoknya.
\\\ BECOMING THE OUTLIER ///
memasuki POINT inti yaitu seminar dari Mr. Hamry ==> Survey membuktikan bahwa orang-orang Kaya di dunia berasal dari kalangan :
74 % bisnis
10 % profesional, ex : dokter, konsultan, atlit, etc
10 % karyawan (Level Top Management alias manajer puncak)
6 % lain-lain (Asuransi, MLM, dll)
Sekarang bagaimana tanggapan Anda? Apa minat Anda? hehe

Slide berikutnya yaitu:

Minggu, 01 April 2012

Berbisnis? Why Not?



Assalamualaikum :) 
ini hasil akumulasi pemikiran saia... kesimpulan dari mata kuliah kewirausahaan.. 
ceritanya saia mau berbagi nih sama Anda sekalian 

Pertemuan pertama diawali dengan pertanyaan yang cukup membuat saia menerawang
"Benarkah para sarjana tidak bisa berbisnis yang sama hebatnya dengan para saudagar yang tidak sekolah tinggi?" 
nah lhoo... cukup rumit nih pertanyaannya... 
Emang sih ada banyak saudagar kaya  dapat membuktikan bahwa mereka dapat berbisnis dengan sukses tanpa sekolah tinggi... ya! itu fakta kok. Di Banjarmasin saja terdapat realita seperti itu. Menurut saia itu karena faktor keluarga, umumnya mereka belajar bisnis secara turun menurun. Mereka dididik dari kecil. Sedang para sarjana hanya sibuk bolak baik keluar perusahaan/lembaga instansi lainnya dengan menenteng map untuk melamar pekerjaan. Mereka lebih mememilih 'mencari aman' dengan bekerja menjadi karyawan/ PNS tanpa harus memberanikan diri menjadi wirausahawan. Jelas saja, karena berwira usaha itu berteman dengan ketidak pastian, betul? hehehe
lanjut yah :)
Berbisnis itu bukan mencari kaya kata dosen saia mah. Karena kaya hanyalah AKIBAT (tuh dengerin). Berbisnis adalah untuk menjadi orang yang mandiri dan bermanfaat bagi orang lain. Wuahhh enak banget di dengar. Makanya kalau berbisnis jangan spekulatif. Belum mulai udah mikir untungnya segede apa. Berbisnis itu perlu kerja keras. From Zero to Hero. Gituuuu :) #Ooooooo~ berjamaah

gimana reader? apa yang ada di benak Anda? hehe
Pertemuan kedua kami disuguhkan video seorang pebisnis sukses yang sudah punya outlet kebab di berbagai daerah. Ini kejadiannya from Zero to Hero juga lho... berikut ada tips buat berbisnis:
1. mulailah dari hobi Anda
2. Berani memulai ! Talk less do more
3. Visi yang besar
trus modalnya dari mana? saia kan ga punya uang? tenang.... modal sebenarnya bukan uang namun modal Anda adalah kepercayaan dan integritas #wuiidiih bahasanya. Iya kata dosen mah gitu. 
Seneng deh saia ma mata kuliah ini... dosennya udah kaya trainer motivasi 
Ingat banget saia saat beliau bilang "Hidup adalah resiko, Berpikir perubahan!!!" wuahhh mata saia berbinar-binar ngedengernya. Tangan saia terkepal. Semangaaaattt #lebay banget yah. hehe

Selain itu beliau juga ngungkit tentang Kecerdasan Fianansial... wahhh ada yang baru ternyata selain IQ, EQ, SQ. ehehehe.

Minggu, 18 Maret 2012

Kurikulum Nasional Ekonomi Islam

KURIKULUM NASIONAL EKONOMI ISLAM


No : 005/TAP/MUNAS II FoSSEI/VII/2002  
1. SEJARAH PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN EKONOMI ISLAM Referensi 1. Karim, Adiwarman. Ekonomi Mikro Islami, Jakarta: The International Institute of Islamic Thought Indonesia, 2002. 2. Karim, Adiwarman, Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam , Jakarta: IIIT Indonesia, 2002 3. Al Hasani, Baqir and Abbas Mirakhor. Essays on Iqtisod, Silver Spring: NUR Corp, 1989. Kerangka Kuliah Temu Pokok Bahasan Cakupan 1 Sistem Ekonomi dan Fiskal pada masa pemerintahan nabi Muhammad SAW ♦ Sistem ekonomi ♦ Keuangan dan pajak ♦ Sumber pendapatan sekunder ♦ Zakat dan Ushr ♦ Baitul maal 2 Sistem ekonomi dan fiskal pada masa khulafaur Rasyidin ♦ Masa kekhalifaan Abu Bakar Siddiq ♦ Masa kekhalifaan Umar bin Khattab al Faruqi ♦ Masa Kekhalifahan Utsman bin Affan ♦ Masa Kekhalifahan Ali bin Abi Thalib 3 Kebijakan fiskal pada awal pemerintahan islam ♦ Kondisi ekonomi geografis kota madinah ♦ Pendirian dan pengaturan kekayaan publik ♦ Pendapatan baitul maal, jenis pengeluaran baitul maal dan kebijakan fiskal ♦ Instrumen kebijakan fiskal 4 Uang dan kebijakan moneter pada periode awal islam ♦ Perdagangan skala kecil dan besar ♦ Penawaran dan permintaan uang ♦ Pencepatan peredaran uang ♦ Pengaruh kebijakan fiskal terhadap nilai uang ♦ Mobilisasi dan utilitasi tabungan ♦ Praktek bisnis ilegal ♦ Instrumen Kebijakan Moneter ♦ Metode alokasi kredit 5 Ibn Taimiyah ♦ Biografi Ibn Taimiyah ♦ Evaluasi konsep dan teori ekonomi Ibn Taimiyah - Sumber-sumber pendapatan publik - Belanja publik - Utang publik - Permintaan , penawaran dan regulasi tingkat harga - Uang 6 Ibn Taimiyah ♦ Ibn Taimiyah dan ilmuan sesudahnya -Ibn al Qayyim dan bunga ♦ Pemikiran ekonom nasrani masa itu
- Aristoteles - Thomas aquinas ♦ Ibn Taimiyah dan ilmuawan sesudahnya ♦ Ibn Khaldun 7 Ibn Khaldun ♦ Biografi Ibn Khaldun ♦ Teori produksi ♦ Teori nilai, uang dan harga ♦ Teori produksi ♦ Teori siklus 8 Al Ghazali ♦ Biografi Al Ghazali ♦ Pertukaran Sukarela dan revolusi pasar ♦ Aktivitas produksi ♦ Barter dan evolusi uang ♦ Peran negara dan keuangan publik 9 Abu Ubayd ♦ Abu Ubayd : latar belakang dan pendekatannya ♦ Kitab al amwal: isi, format dan metodologi ♦ Filosofi hukum dari sisi ekonomi ♦ Dikotomi badui-urban ♦ Kepemilikan : dalam pandangan kebijakan perbaikan pertanian ♦ Pertimbangan kepentingan 10 Mahzab baqir as Sadr ♦ Konsep iqtisod ♦ Karakteristik umum dari sistem ekonomi islam ♦ Kebijakan fiskal di awal islam ♦ Teori sistem keuangan islam ♦ Uang dan kebijakan moneter di awal periode islam 11 Mahzab Mainstream ♦ Konsep mahzab mainstream ♦ Tokoh-tokoh ♦ Kebijakan fiskal dan moneter dari mahzab ini 12 Mahzab alternatif-kritis ♦ Konsep mahzab mainstream ♦ Tokoh-tokoh ♦ Kebijakan fiskal dan moneter dari mahzab ini

Selasa, 27 September 2011

Filsafat Umum (Plato)



BAB I
PENDAHULUAN
by Noor Hafizah U a.k.a Mrs.J-Akanishi a.k.a Cahaya Abstrak
1.1  Latar Belakang

Filsafat sebagai induk ilmu pengetahuan, perumusannya sangat sulit dilaksanakan, sebab nilai filsafat itu hanyalah dapat dimanifestasikan oleh seorang filsuf yang otentik. Setiap orang yang ingin mengejar pengertian hidup dan kehidupan itu, maka itu berarti bahwa ia masih di atas jalan menjadi seorang filsuf, untuk lebih memanusiakan dirinya. Sebab berfilsafat tiada lain adalah hidup berfikir dengan pemikiran sedalam-dalamnya tentang hidup dan kehidupan itu.
Manusia sebagai makhluk pencari kebenaran dalam perenungannya menemukan tiga bentuk eksistensi itu yaitu agama, filsafat, dan ilmu pengetahuan. Filsafat sebagai suatu ilmu pengetahuan yang bersifat eksistensial artinya sangat erat hubungannya dengan kehidupan sehari-hari. Bahkan justru filsafatlah yang jadi motor penggerakkehidupan sehari-hari baik sebagai manusia pribadi maupun sebagai manusia kolektifdalam bentuk suatu masyarakat atau bangsa.
Di antara seluruh filasuf, baik pada zaman kuno, pertengahan maupun modern, Plato dan Aristoteles adalah dua tokoh paling berpengaruh. Dengan demikian, dalam sejarah tentang pemikiran filsafat memang sangatlah perlu membicarakan pemikiran dari Plato. Tulisan ini berusaha untuk memberikan gambaran singkat tentang pemikiran Plato, khususnya ketika membicarakan tentang realitas yang sesungguhnya.

Tipe-Tipe Manajer

 TIPE-TIPE MANAJEMEN


BAB 1 PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Organisasi merupakan dua orang atau lebih yang bekerja sama dengan suatu cara yang terstruktur untuk mencapai suatu tujuan yang khusus maupun yang umum. Masyarakat memerlukan organisasi karena pada hakikatnya organisasi melayani masyarakat, memungkinkan masyarakat mencapai suatu tujuan, memperoleh pengetahuan, dan memberikan karier.
Untuk mengoptimalisasikan suatu tujuan organisasi, sangat tergantung bagaimana kerja dan usaha-usaha manajer dalam proses pencapaian tujuan tersebut. Manajer adalah individual dalam suatu organisasi yang mengarahkan aktivitas yang lain, dengan kata lain manajer adalah orang yang melaksanakan manajemen.
Dalam makalah ini, penulis mencoba menguraikan mengenai tipe-tipe manajer dan hal-hal yang berkaitan dengannya.